Tepati Janji Pada Anak

Tepati Janji Pada Anak – Media Taqwa

Tepati Janji Pada Anak

Sering kali kita sebagai orang tua tidak tahan dengan kerewelan si kecil. Terlebih ketika baru selepas bekerja si kecil minta dibelikan jajan atau mainan baru.

Untuk mengatasinya kita sering menjanjikan sesuatu seperti, “iya besok ya kita beli”. Padahal tidak ada niat sama sekali di benak Anda untuk benar – benar akan menepatinya.

Hanya cara singkat dan cepat supaya ia tidak rewel. Si anak pun jadi senang, dan pastinya berhenti rewel. Tetapi sadar kah kita bila ia jadi penuh harap dan menunggu – nunggu esok hari ?

Ketika hari telah tiba, ia dengan senang hati mengantarkan Anda pergi bekerja sampai ke depan pintu rumah.

Ketika jam pulang ia sudah berharap sangat tinggi, tetapi Anda tidak membawakan apa yang telah di janjikan.

Bukannya meminta maaf malah kembali membuat janji yang sama untuk esok hari. Dan kejadian itu terus begitu berulang.

Apa Anda tahu yang di pikirkan si kecil ?

Anda telah di cap sebagai orang tua yang penuh kebohongan. Sekalipun Anda mengira ia belum bisa berpikir selayaknya orang dewasa tetapi si anak mampu dengan sangat baik merekam segala kejadian itu.

Bertahun – tahun ia akan ingat hal itu, secara tidak sadar pun Anda telah mendidik anak yang siap dengan perilaku kebohongan.

Maka jangan heran bila Anda mendapati buah hati jadi sering bohong pada saat ia mulai tumbuh besar.

Sebelum menegurnya apalagi memarahinya, lihat dulu, berkaca dulu pada diri Anda sendiri. Berapa kali Anda membohonginya (sekalipun untuk perkara kecil) ?

Jajan dan mainan diatas hanyalah sebagai contoh. Faktanya di luar sana banyak sekali janji – janji manis yang sering di keluarkan dari mulut kita sebagai orang tapi tidak ada sedikit pun perasaan akan benar – benar menepatinya.

Karena daya ingat anak itu luar biasa, ia memang belum mengerti tentang kebohongan, ia belum mengerti apa itu janji palsu.

Tapi semua itu terekam dan menjadi dasar perilakunya.

Abdullah bin Mas ‘ud radhiyallahu ‘anhu pernah berkata :

Kedustaan tidak dibolehkan baik serius atau main – main dan tidak boleh salah seorang kalian menjanjikan anaknya dengan sesuatu lalu tidak menepatinya. [Al-Adabul Mufrad no.300]

Tepati Janji Pada Anak

Kita berpikir itu cuma hal spele. Itu cuma cara supaya ia tidak rewel.

Percayalah sahabat taqwa itu akan jadi masalah pada perilaku anak kita di kemudian hari.

Lebih baik kita mengatakan apa adanya. Tegas jika kita memang tidak berencana menepati janji, katakan “iya” bila memang kita memiliki rencana untuk menepati janji. Karena semua yang kita lakukan sebagai orang tua akan terekam dibenaknya. Wallahualam Bissawab

Tepati Janji Pada Anak

Akses MediaTaqwa langsung dari Homescreen ponsel kamu. Sangat Cepatt, & Ringan (319 Kb).
1. Kumpulan Dzikir
2. Kumpulan Shalat Sunnah
3. Kumpulan Sholawat
4. Kumpulan Doa – Doa
5. Quran Digital (Baca, dengar Murottal, & belajar Quran)
Lihat Caranya DISIN


Tepati Janji Pada Anak

Semoga kita selalu dimudahkan segala urusannya, selalu diberikan rezeki yang melimpah, serta semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah Ta’ala. Aamiin.

Artikel terbaru :

Haruskah Kita Benci Pada Musibah ?

Haruskah Benci Pada Musibah - media taqwa Haruskah Kita Benci Pada Musibah ? Assalamualaikum Sahabat TAQWA semoga Anda sehat dan…

Cara Melakukan 1001 Kebaikan Setiap Hari

1001 Kebaikan Setiap Hari Sahabat TAQWA apakah Anda ingin melakukan hal - hal baik setiap harinya ? Mayoritas dari kita…

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet - mediataqwa Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet Sahabat TAQWA pernahkah anda mendepati seseorang…

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…