Tentang Harta Yang Dianggap Sedikit

Tentang Harta Yang Dianggap Sedikit

Tentang Harta Yang Dianggap Sedikit

Sering kali kita berpikir bahwa harta yang kita miliki itu sedikit jumlahnya. Sedikit jumlahnya karena sering kali pula kita merasa tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan serta keinginan hidup sehari – hari.

Tetapi pernahkah kita berpikir bahwa, “harta yang kita anggap sedikit itu karena memang kemampuan (skill) kita untuk memperolehnya juga sedikit.” ?

Maksudnya bagaimana ?

Seperti saat sekolah dulu kita malas belajar sehingga tidak banyak hal yang bisa kita kerjakan saat bekerja.

Sahabat taqwa ingat lah salah satu nasihat emas dari Imam Syafi’i berikut ini :

“BILA kau tak mau merasakan lelahnya belajar, maka kau akan menanggung pahitnya kebodohan.” [Imam Syafi’i]

Begitulah kira – kira maksudnya.

-Tentang Harta Yang Dianggap Sedikit-

Bisa juga karena Allah maha mengetahui kadar yang terbaik untuk kita. Bisa saja ketika kita diberikan harta yang melimpah ruah kita akan lupa pada Allah.

Kita akan jauh, kita jadi jarang shalat, jarang beribadah puasa dan sunnah lainnya.

Itu bisa saja. Justru dengan begitu Allah sedang menyelamatkan kita, karena ketika Allah Ta’ala tak lagi peduli pada kita tetapi memberikan segala – galanya dengan mudah (seolah dunia di tumpahkan kepada kita) maka itu disebut dengan musibah Istidraj.

Selengkapnya tentang Istidraj disini

Ketika kita sudah berusaha semaksimal mungkin dalam mencari harta tetapi masih merasa ada beberapa kebutuhan dan keinginan hidup yang belum terpenuhi sudah sepantasnya yang harus kita lakukan adalah bersyukur.

-Tentang Harta Yang Dianggap Sedikit-

Mengapa ketika tidak terpenuhinya kebutuhan dan keinginan hidup kita malah harus bersyukur ?

Karna Allah Ta’ala telah berfirman dalam Al-Quran:

وَاِذۡ تَاَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَٮِٕنۡ شَكَرۡتُمۡ لَاَزِيۡدَنَّـكُمۡ‌ وَلَٮِٕنۡ كَفَرۡتُمۡ اِنَّ عَذَابِىۡ لَشَدِيۡدٌ‏

Wa iz ta azzana Rabbukum la’in shakartum la aziidannakum wa la’in kafartum inn’azaabii lashadiid [QS. Ibrahim : 7]

Artinya :

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. [QS. Ibrahim : 7]

Sahabat taqwa. Ketika kita berucap baik dari dalam hati maupun secara lissan, “Hanya Allah lah yang patut di sembah.” Sudah seharusnya tanpa bisa di tawar, kita harus mempercayai segala firmannya apalagi yang ada di dalam Al-Quran (kitab Suci kita).

Kata kuncinya, “Allah Ta’ala tidak akan pernah berbohong”.

Lalu apa yang terjadi pada kita, ketika kita mensyukuri segala nikmat berupa rezeki (bukan hanya harta), kesehatan dan lain sebagainya ?

Allah akan menambah nikmat itu, Allah akan semakin memberkahi nikmat yang kita terima.

Seperti apa ?

-Tentang Harta Yang Dianggap Sedikit-

Seperti berupa ketenangan hati, kenyamanan hidup, kehangatan di dalam keluarga dan lain sebagainya. Sesuatu yang sulit terbayarkan oleh banyaknya jumlah harta.

Sebagai contoh ketika kita memiliki harta yang melimpah tetapi rumah tangga kita selalu dalam pertikaian, sampai mendapati suami atau istri kita berselingkuh.

Mungkin harta yang melimpah itu akan terasa hambar di hati.

Berbeda ketika Allah menambahkan keberkahan di dalamnya. Biar kata sedikit tetapi terasa membahagiakan, mententramkan pikiran, kehangatan di dalam rumah tangga. Allah akan senantiasa jaga kita, jaga hati kita.

-Tentang Harta Yang Dianggap Sedikit-

Untuk apa harta banyak, melimpah tapi pada akhirnya membuat kita miskin akan rasa syukur ?

Untuk apa jabatan tinggi bila pada akhirnya jabatan itu pula yang mengantarkan kita pada neraka ? (karena tidak amanah, tidak adil)

Sahabat taqwa jangan dulu terburu – buru kemudian salah paham mengenai pernyataan di atas.

Bukan berarti Media Taqwa mengajak sahabat – sahabat semua untuk hidup susah, hidup miskin serba kekurangan.

Bukan seperti itu.

-Tentang Harta Yang Dianggap Sedikit-

Islam itu mengajarkan tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah. Kefakiran (kemiskinan) itu berbahaya karena dapat mendatangkan kekafiran.

Sebagai contoh permurtad-an masalah karena di iming – imingi bantuan keuangan seumur hidup.

Seseorang menjadi maling karena kebutuhan ekonomi keluarga yang sangat mendesak.

Dengan kita menjadi kaya, kita dapat terus menjaga iman lebih baik. Dengan memiliki harta untuk memenuhi segala kebutuhan hidup keluarga, Anda sebagai kepala rumah tangga bisa shalat, serta ibadah lainnya dengan tenang dan nyaman.

Tanpa kepikiran malam ini anak – anak dan istri makan apa ?
Tanpa kepikiran bayaran SPP anak sudah 2 bulan belum di bayar

(Insya Allah ketika kita mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga kita akan menjadi tenang dan siap shalat dengan khusyu.)

Yang salah dan jangan dilakukan adalah ketika kita merasa kurang dalam segi harta langsung mengatakan Allah tidak adil.

Langsung merasa seolah – olah dunia tidak berpihak pada kita.

Padahal seperti yang di jelaskan di atas semuanya.

-Tentang Harta Yang Dianggap Sedikit-

Bisa jadi karna :

1. Kemampuan (skill) kita yang kurang. Ketika masa sekolah / pendidikan kita malas

2. Bisa jadi karena Allah sayang pada kita. Allah tidak ingin kita terjerumus pada kemaksiatan, Allah tidak ingin kita menjadi jarang ibadah, jadi jauh tidak ada koneksi dengannya (intinya bisa jadi Allah tahu kita belum siap).

3. Bisa jadi karena kita kurang mensyukuri segala pemberiannya, segala nikmatnya. Padahal rahmat dan karunianya tidak sebatas pada rezeki, terlebih secara spesifik tidak sebatas pada jumlah harta yang kita miliki.

Allah maha tahu segalanya yang terbaik untuk kita, tugas kita adalah percaya, dan selalu bersyukur maka Allah akan terus limpahkan nikmatnya. Wallahu A’lam Bishawab

Tentang Harta Yang Dianggap Sedikit


Kumpulan Dzikir, Shalat Sunnah, Sholawat, & Doa – Doa langsung dari layar ponsel kamu. Cepatt, & Ringan (319 Kb).
Caranya :
Android
1. Klik titik 3 di pojok kanan atas layar browser Chrome
2. Klik Install / Add To Home Screen

iOS
1. Klik tombol share
2. Klik Install / Add To Home Screen


Semoga kita selalu dimudahkan segala urusannya, selalu diberikan rezeki yang melimpah, serta semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah Ta’ala. Aamiin.

Artikel terbaru :

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…

Surga Dan Neraka Bisa Jadi Karena Lisanmu

Surga Dan Neraka Bisa Jadi Karena Lisanmu. karena lisan kita bisa masuk surga tetapi bisa juga bisa masuk neraka. Bagaimana…

Ini Perbedaan Antara Fakir Dan Miskin Untuk Menerima Zakat

Ini Kriteria Orang Fakir Dan Miskin Untuk Menerima Zakat. Kita telah mengetahui kriteria penerima zakat selanjutnya bagaimana kita mengetahui orang…

Puasa Dan Berbuka Dengan Bangkai

Puasa Dan Berbuka Dengan Bangkai. Sebelum kita bahas apa maksudnya mari kita lihat keadaan masa kini dimana acara buka puasa…