Shalat Taubat – Shalat Sunnah

Doa & Tata Cara Shalat Taubat

Keutamaan Shalat Taubat

Shalat Taubat adalah shalat untuk memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa. Dan tidak meneruskan atau mengulangi perbuatan dosa.

Waktu

Waktu mengerjakan Shalat Sunnah Taubat adalah bebas-kapan saja, kecuali pada waktu yang diharamkan untuk melakukan shalat.

Raka’at

Shalat 2 – 6 raka’at jadi dilakukan kapanpun. Dilakukan dengan dua raka’at satu salam.

Tata Cara Shalat Taubat

  1. Berniat untuk melaksanakan shalat sunnah Taubat
    Lafaz :

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْ بَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَا لَي. اَللهُ ا َكْبَرُ

Ushallii sunnata(t) taubati rak’ataini Lillaahi ta’alaa Allahu Akbar

Artinya:

“ Aku niat shalat sunnah taubat dua raka’at karena Allah ta’alaa”.

2. Tata cara shalat Taubat seperti shalat sunnah lainnya
3. Setelah shalat, berdo’a mohon ampunan. Dapat juga dilengkapi dengan do’a khusus, bacaannya adalah:

Lafaz:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullahal azhiim al ladzi laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu wa atuubu ilaihi

تَوْبَةَعَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهٖ ضَرًّا

aubata ‘abdin zhoolimin laa yamliku li nafsihii dhorro

وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتَا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُوْرًا

wa laa naf’an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuroo

Artinya:

“Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, aku mengaku bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, Tuhan yang hidup terus selalu terjaga. Aku memohon taubat kepada-Nya, selaku taubatnya seorang hamba yang banyak berdosa, yang tidak mempunyai kekuatan untuk berbuat mudharat ataupun manfaat, untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti”.

Lebih baik lagi dengan membaca istighfar,

Lafaz:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي

Allahumma anta Rabbii laa ilaha illaa anta kholoqtanii

وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ

wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ahdika wa wa’dika mastatha’tu

أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ

a’uudzu bika min syarri maa shana’tu

أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي

abuu’u laka bini’matika ‘alayya wa abuu’u bidzanbi fa-ghfir lii

فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

fainnahu laa yaghfirudz-dzunuuba illa anta

Artinya :

” Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, yang tiada Tuhan yang pantas disembah melainkan Engkau. Tuhan yang telah menciptakan diriku. Aku adalah hamba-Mu dan aku ada dalam perjanjian-Mu, yang dengan segala kemampuanku aku laksanakan perintah-Mu. Aku berlindung dari segala perbuatan buruk yang aku lakukan kepada-Mu. Engkau telah mencurahkan nikmat-Mu kepadaku, sedangkan aku senantiasa berbuat dosa. Ampunilah dosaku karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau”.

Artikel terbaru :

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…

Surga Dan Neraka Bisa Jadi Karena Lisanmu

Surga Dan Neraka Bisa Jadi Karena Lisanmu. karena lisan kita bisa masuk surga tetapi bisa juga bisa masuk neraka. Bagaimana…

Ini Perbedaan Antara Fakir Dan Miskin Untuk Menerima Zakat

Ini Kriteria Orang Fakir Dan Miskin Untuk Menerima Zakat. Kita telah mengetahui kriteria penerima zakat selanjutnya bagaimana kita mengetahui orang…

Puasa Dan Berbuka Dengan Bangkai

Puasa Dan Berbuka Dengan Bangkai. Sebelum kita bahas apa maksudnya mari kita lihat keadaan masa kini dimana acara buka puasa…