Partai Komunis China menyebar 2 juta anggotanya

Media-media Australia mengaku memiliki data yang membuktikan dua juta anggota Partai Komunis China (CCP) menyusup ke sejumlah organisasi besar. Mereka menyusup ke perusahaan, bank, media, universitas dan badan pemerintah di seluruh dunia.
Pada Rabu (16/12) Business Insider melaporkan surat kabar The Australian memiliki data bocor yang memuat nama dua juta anggota CCP, posisi mereka di partai tersebut, tanggal lahir, nomor identitas dan etnisitas. Perusahaan raksasa seperti Boeing dan Volkswagen termasuk organisasi yang disusupi.

Begitu pula dengan perusahaan farmasi seperti Pfizer dan AstraZeneca dan bank seperti ANZ dan HSBC. Dokumen tersebut menyebutkan 600 orang yang bekerja di HSBC dan Standard Chartered adalah anggota Partai Komunis China (CCP). “Diyakini ini pertama kalinya data semacam ini bocor di dunia,” kata jurnalis The Australian dan pembawa acara Sky News, Sharri Markson.

Lihat Jadwal Shalat

“Apa yang luar biasa dari data ini tidak hanya mengekspos orang-orang yang menjadi anggota Partai Komunis, dan siapa yang tinggal dan bekerja di seluruh dunia, mulai dari Australia hingga Amerika Serikat dan Inggris, tapi yang luar biasa karena ini mengungkapkan bagaimana partai ini beroperasi di bawah kepemimpinan Ketua Partai dan Presiden Xi Jinping,” kata Markson.

Laporan itu mengatakan sekitar 79 ribu cabang Partai Komunis China (CCP) didirikan di dalam perusahaan-perusahaan Barat. Anggotanya bila diminta langsung bertanggung jawab pada Partai Komunis dan Presiden Xi Jinping.

“Ini juga akan mempermalukan sejumlah perusahaan global yang tampaknya tidak memiliki rencana untuk melindungi kekayaan intelektual mereka dari pencuri, dari spionase ekonomi,” tambah Markson.

Data tersebut dilaporkan diekstrak dari sebuah server di Shanghai pada 2016 lalu oleh seorang pembangkang China yang menggunakannya untuk kontra intelijen. Data itu bocor ke kelompok bipartisan internasional, Inter-Parliamentary Alliance on China.

Data itu alu dikirimkan ke konsorsium empat perusahaan besar yang terdiri dari The Australia, Mail dari Inggris, De Standaard dari Belgia dan ke seorang editor di Swedia. The Australian tidak menyebutkan nama anggota Partai Komunis China (CCP) hanya perusahaan tempat mereka bekerja.

Sumber : Republika

Tags: chinakomunis

Artikel terbaru :

Haruskah Kita Benci Pada Musibah ?

Haruskah Benci Pada Musibah - media taqwa Haruskah Kita Benci Pada Musibah ? Assalamualaikum Sahabat TAQWA semoga Anda sehat dan…

Cara Melakukan 1001 Kebaikan Setiap Hari

1001 Kebaikan Setiap Hari Sahabat TAQWA apakah Anda ingin melakukan hal - hal baik setiap harinya ? Mayoritas dari kita…

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet - mediataqwa Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet Sahabat TAQWA pernahkah anda mendepati seseorang…

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…