“CERAI” MUI Prihatin Banyak Yang Baru Nikah Minta Cerai di 2020

Alasan banyak minta Cerai menurut ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Perempuan

Menurut Prof Amany yang juga sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, “tingginya angka perceraian di kalangan pasutri yang baru menikah karna banyak yang usia pernikahannya baru di bawah lima tahun, sudah mengajukan ke pengadilan agama untuk bercerai.

Pernyataan ini disampaikan Amany saat membuka Webinar Nasional Ketahanan Keluarga bertema ‘Masalah dan Solusi Perceraian di Indonesia,’ Kamis (3/9/2020)

Lihat Jadwal Shalat

“Di sini kita prihatin. Itu membuat hati kita bergetar karena Allah SWT sudah menyatakan bahwa memang halal, diperbolehkan melakukan perceraian, bisa, menyelesaikan ikatan rumah tangga itu boleh, tetapi itu kehalalan paling dimurkai Allah SWT, sedapat mungkin ketahanan keluarga harus dijaga dan perlu diberikan solusi serius, untuk itulah forum ini dilaksanakan,” papar Amany.

Alasan banyak perceraian di Indonesia

Ia melihat, perceraian tidak hanya marak terjadi di Indonesia tetapi juga di dunia dan tentu saja disebabkan banyak faktor. Sepertinya tidak adanya kesepahaman dan kesepakatan dalam menjalankan bahtera rumah tangga menjadi satu sebab dari banyak sebab lainnya.

Selain itu menurut Amany rendahnya pemahaman tentang bagaimana berumah tangga seperti mengasuh anak, faktor ekonomi bahkan alasan-alasan sepele kerap menjadi penyebab terjadinya perceraian.

Menurut Amany, perempuan saat ini sudah didorong untuk bekerja dan juga laki-laki didorong untuk kreatif serta lebih serius mendorong kemajuan keluarganya.

Lihat dan baca Al-Qur’an sekarang (sangat ringan dibuka tanpa download)

“Semua anggota keluarga harus kreatif untuk menghadapi rutinitas di dalam keluarga. Kita dianjurkan untuk menjaga bahtera rumah tangga,” katanya.

“Ini perlu kita ketahui dan tingkatkan, pengembangan ekonomi serta penguatan hukum dan masalah lainnya dalam masyrakat kita harus lebih solutif agar keluarga kita semakin kuat,”ujar Amany.

Sebagai langkah mencari solusi itu, Amany telah menerbitkan buku berjudul Ketahanan Keluarga dalam Perspektif Islam. Rencananya, buku ini akan direvisi dan diterbitkan ulang.

“Buku ini sudah diterjemahkan pula ke dalam bahasa arab. Serta memperoleh tanggapan positif dari rekan sejawat dunia Islam. Ini adalah inisiatif bagus sekali untuk menjaga ketahanan keluarga di Indonesia. Buku ini insya Allah akan dicetak ulang dan disebarluaskan,” tambahnya. 

Tags: CeraiMui

Artikel terbaru :

Haruskah Kita Benci Pada Musibah ?

Haruskah Benci Pada Musibah - media taqwa Haruskah Kita Benci Pada Musibah ? Assalamualaikum Sahabat TAQWA semoga Anda sehat dan…

Cara Melakukan 1001 Kebaikan Setiap Hari

1001 Kebaikan Setiap Hari Sahabat TAQWA apakah Anda ingin melakukan hal - hal baik setiap harinya ? Mayoritas dari kita…

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet - mediataqwa Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet Sahabat TAQWA pernahkah anda mendepati seseorang…

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…