Haruskah Kita Taat Pada Orang Tua ?

Ilustarasi : Taat Pada Orang Tua

Sahabat taqwa, perlukah kita taat pada orang tua?
Apakah kita harus selalu taat setiap hal kepada orang tua?

Ini pokok bahasan kita saat ini, terkadang kita sebagai anak merasa orang tua terlalu mengatur kehidupan kita, sampai terkadang kita lelah juga mengikuti segala peraturan, perintah, dan keinginannya.

Perlu sahabat taqwa ketahui bersama bahwa kita tidak harus selalu taat kepada orang tua. Ketidak taat-an kita pada orang tua itu hanya ketika orang tua meminta kita untuk tidak beribadah.

Seperti orang tua meminta kita untuk tidak shalat 5 waktu, tidak puasa ramadhan, meminta kita untuk mencopot jilbab (bagi wanita), serta tidak mengerjakan sunnah Rasulullah ﷺ lainnya.

Ketika orang tua meminta hal – hal seperti itu maka kita tidak perlu menaatinya. Namun selama orang tua mengajarkan ataupun memerintahkan yang baik tentu harus kita taati. Karena menaati orang tua adalah kewajiban bagi seorang anak.

Haruskah Kita Taat Pada Orang Tua ?

Lantas apa ada alasan lain lagi yang kuat untuk kita tidak perlu taat pada orang tua untuk contoh kasus seperti diatas?
Jawabannya ada.

Contoh kasus diatas adalah hak Allah Ta’ala yang mesti kita dahulukan dari pada menaati perintah orang tua.

Rasulullah ﷺ bersabda :

“Tidak ada ketaatan dalam melakukan maksiat. Sesungguhnya ketaatan hanya dalam melakukan kebajikan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Ibnu Umar, Rasulullah ﷺ bersabda :

“Mendengar dan taat pada seorang muslim pada apa yang dia sukai atau benci selama tidak diperintahkan untuk bermaksiat. Apabila diperintahkan untuk bermaksiat, maka tidak ada mendengar dan taat.” (HR. Bukhari no. 7144)

Dari dua sabda Rasulullah ﷺ itu bisa kita pahami bersama bahwa ketaatan kepada siapapun manusia dimuka bumi ini (tidak wajib bahkan tidak perlu) selama kita di perintahkan untuk melakukan perbuatan maksiat.

Kemudian Rasulullah ﷺ juga bersabda :

“Tatatilah ayahmu selama dia hidup dan selama tidak diperinahkan untuk bermaksiat.” (HR. Ahmad. Dikatakan oleh Syu’aib Al Arnauth bahwa sanadnya hasan).

Lihat cara mendapat kekayaan yang berkah dalam islam disini

Nah semakin jelaskan sekarang sahabat taqwa?
Yuk kita taat kepada ke dua orang tua (karena itu adalah kewajiban) selama ke dua orang tua kita memerintahkan hal yang baik, tidak bertentangan dengan segala aturan dan perintah Allah Ta’ala.

Semoga kita semua selalu di mudahkan segala urusannya, selalu diberikan rezeki yang melimpah, serta semoga kita semua juga senantiasa berada dalam lindungan Allah Ta’ala. Aamiin

Artikel terbaru :

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…

Surga Dan Neraka Bisa Jadi Karena Lisanmu

Surga Dan Neraka Bisa Jadi Karena Lisanmu. karena lisan kita bisa masuk surga tetapi bisa juga bisa masuk neraka. Bagaimana…

Ini Perbedaan Antara Fakir Dan Miskin Untuk Menerima Zakat

Ini Kriteria Orang Fakir Dan Miskin Untuk Menerima Zakat. Kita telah mengetahui kriteria penerima zakat selanjutnya bagaimana kita mengetahui orang…

Puasa Dan Berbuka Dengan Bangkai

Puasa Dan Berbuka Dengan Bangkai. Sebelum kita bahas apa maksudnya mari kita lihat keadaan masa kini dimana acara buka puasa…