4 Godaan Setan Agar Kita Tersesat

4 Godaan Setan Agar Kita Tersesat – Media Taqwa

4 Godaan Setan Agar Kita Tersesat

Sahabat Taqwa kita tahu bersama bahwa setan akan selalu menggoda manusia.

Kenapa ? Ya karena itu adalah janji setan sendiri.

قَالَ فَبِمَاۤ اَغۡوَيۡتَنِىۡ لَاَقۡعُدَنَّ لَهُمۡ صِرَاطَكَ الۡمُسۡتَقِيۡمَۙ‏

Qoola fabimaaa aghway tanii la aq’udanna lahum Siraatakal Mustaqiim

Artinya :
(Iblis) menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus, [QS. Al-A’raf : 16]

ثُمَّ لَاَتِيَنَّهُمۡ مِّنۡۢ بَيۡنِ اَيۡدِيۡهِمۡ وَمِنۡ خَلۡفِهِمۡ وَعَنۡ اَيۡمَانِهِمۡ وَعَنۡ شَمَآٮِٕلِهِمۡ‌ؕ وَلَا تَجِدُ اَكۡثَرَهُمۡ شٰكِرِيۡنَ‏

Summa la aatiyannahum mim baine aidiihim wa min khalfihim wa ‘an aimaanihim wa ‘an shamaaa’ilihim wa laa tajidu aksarahum shaakiriin

Artinya :
kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” [QS. Al-A’raf : 17]

Lalu apa saja 4 Godaan Setan Agar Kita Tersesat ?

  1. Banyak Memandang

قُلْ لِّـلۡمُؤۡمِنِيۡنَ يَغُـضُّوۡا مِنۡ اَبۡصَارِهِمۡ وَيَحۡفَظُوۡا فُرُوۡجَهُمۡ‌ ؕ ذٰ لِكَ اَزۡكٰى لَهُمۡ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيۡرٌۢ بِمَا يَصۡنَـعُوۡنَ

Qul lilmu’ miniina yaghuudduu min absaarihim wa yahfazuu furuujahum; zaalika azkaa lahum; innallaaha khabiirum bimaa yasna’uun

Artinya :
Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu, lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.

Menahan pandangan adalah hal yang bisa dikatakan tidak mudah terlebih jika akal sudah di kuasai oleh nafsu. Kunci utama ketika hal ini terjadi adalah kita harus ingat bahwa inilah salah satu cara atau godaan setan agar kita tersesat.

Tetapi menahan pandangan bukan hanya untuk pria saja, melainkan wanita pun begitu.

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ

Artinya :
“Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya.” (QS. An-Nuur: 31)

Kenapa godaan setan salah satunya melalui pandangan ?

Dalam salah satu hadits HR. Muslim

فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ

Artinya :
“Zina kedua mata adalah dengan melihat.” (HR. Muslim, no. 6925)

Ya karna zina. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Melihat yang tidak seharusnya kita lihat, seperti aurat lawan jenis.

Bukan hanya aurat, wajah lawan jenis juga dapat memberikan kekaguman bagi kita. Ketika kekaguman tersebut dapat di kontrol mungkin InsyaAllah akan baik – baik saja. Tetapi bagaimana jika kekaguman kita tersebut tidak dapat di kontrol ?

Terlebih sudah dikatakan diatas bahwa ketika akal sudah di kuasai oleh nafsu akan sangat sulit menahannya. Maka sebaiknya hindari melihat atau memandang hal – hal yang dapat mendekatkan kita dengan zina.

Sekarang pertanyaannya bagaimana jika kita tidak sengaja melihat hal – hal yang buruk yang dapat menjadi (zina mata) menurut pandangan Islam ?

Dari Jarir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِى أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِى.

“Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai pandangan yang tidak di sengaja. Maka beliau memerintahkanku supaya memalingkan pandanganku.” (HR. Muslim, no. 2159)

  1. Banyak Bicara

Bicara itu bagus, tetapi jika kita tau kapan waktunya dan berapa banyak porsi yang tepat untuk kita bicara. Jika kita asal bicara kita hanya akan di cap tong kosong. Jika kita tidak tau waktu kapan waktunya bicara kita hanya akan di cap orang tidak tau etika. Jika kita teralu banyak bicara bukan tidak mungkin tanpa kita sadari akan ada 1, 2 kata yang dapat menyakiti lawan bicara kita.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أَوْ لِيَصْمُتْ،

Artinya :
“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, berkatalah yang baik, ataukah diam.” (HR. Bukhari, no. 6018, 6019, 6136, 6475 dan Muslim, no. 47)

  1. Banyak Makan

Banyak Tagline promosi di luar sana seperti “MAKAN SEPUASNYA !!” , “HARGA MURAH JANGAN BERHENTI MAKAN DISINI SEBELUM KENYANG !!” , bisa juga denga konsep “ALL YOU CAN EAT” yang dimana dapat membuat psikologis seseorang bahwa ia, “harus makan sampai benar – benar sangat kenyang, kalau tidak Rugi !!”

Padahal sahabat taqwa ini salah satu juga bentuk godaan setan terhadap kita umat manusia agar kita tersesat.

Dari Al-Miqdam bin Ma’dikarib radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ لَا مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ

Artinya :
“Tidak ada tempat yang lebih jelek daripada memenuhi perut keturunan Adam. Cukup keturunan Adam mengonsumsi yang dapat menegakkan tulangnya. Kalau memang menjadi suatu keharusan untuk diisi, maka sepertiga untuk makannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk nafasnya.” (HR. Ahmad, 4:132; Tirmidzi, no. 2380; Ibnu Majah, no. 3349. Syaikh Syuaib Al-Arnauth mengatakan bahwa perawi hadits ini tsiqqah, terpercaya).

Ibnu Rajab Rahimahullah juga mengatakan, “Manfaat dari sedikit makan bagi baiknya hati adalah hati akan semakin lembut, pemahaman semakin mantap, jiwa semakin tenang, hawa nafsu jelek tertahan, dan marah semakin terkendali. Hal ini berbeda dengan kondisi seseorang yang banyak makan.” (Jaami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 2:469)

Perkataan Ibnu Rajab Rahimahullah pasti masih jarang yang mengetahui bahwa ternyata hati yang lembut, jiwa yang tenang, nafsu jelek dan rasa marah dapat terkendali dengan cara sedikit makan. Bahwa ternyata sebaiknya perut itu di isi makanan hanya 1/3 saja. 1/3 lainya untuk air, dan 1/3 lainnya di kosongkan untuk kelancaran pernapasan.

  1. Bergaul

Sahabat taqwa pada point ke 4 ini bukan kita tidak boleh bergaul, bukan juga kita jadi manusia yang serba sendiri tanpa ada sosialisasi dengan manusia lainnya. Bukan seperti itu, karna kita manusia memang sudah lahiriyah-nya bersosialisasi (bergaul).

Tetapi juga jangan salah bahwa lewat pergaulan ternyata dapat menjadi salah satu dari 4 godaan setan agar kita tersesat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

Artinya :
“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian.” (HR. Abu Daud, no. 4833; Tirmidzi, no. 2378; dan Ahmad, 2:344. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini sahih)

 Wallahu a’lam bish-shawab 

  • 4 Godaan Setan Agar Kita Tersesat

Akses Media Taqwa langsung dari Homescreen ponsel kamu. Sangat Cepatt, & Ringan (319 Kb).
1. Kumpulan Dzikir
2. Kumpulan Shalat Sunnah
3. Kumpulan Shalawat
4. Kumpulan Doa – Doa
5. Quran Digital (Baca, dengar Murottal, & belajar Quran)
Lihat Caranya DISIN


  • 4 Godaan Setan Agar Kita Tersesat

Artikel terbaru :

Haruskah Kita Benci Pada Musibah ?

Haruskah Benci Pada Musibah - media taqwa Haruskah Kita Benci Pada Musibah ? Assalamualaikum Sahabat TAQWA semoga Anda sehat dan…

Cara Melakukan 1001 Kebaikan Setiap Hari

1001 Kebaikan Setiap Hari Sahabat TAQWA apakah Anda ingin melakukan hal - hal baik setiap harinya ? Mayoritas dari kita…

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet - mediataqwa Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet Sahabat TAQWA pernahkah anda mendepati seseorang…

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…