Ceritakan Ke Allah Bukan Ke Orang lain

Ceritakan Ke Allah Bukan Ke Orang lain

Ceritakan Ke Allah Bukan Ke Orang lain

Dalam menjalani hidup kita sering kali menerima kenikmatan sekaligus cobaan dari Allah Ta’ala. Kadang kala kita mengeluh ketika mendapat cobaan dan lupa kepada Allah ketika kenikmatan itu datang.

Wajar dan itu lah memang manusia. Teralu mudah lupa kepada Allah ketika sedang mendapat kenikmatan. Dan teralu mudah mengeluh ketika mendapat cobaan ataupun masalah.

Tak jarang juga manusia mengeluarkan keluh kesahnya pada manusia lainnya. Akhirnya menjadi rahasia umum, akhirnya menjadi gunjingan. Cobaan ataupun masalah tidak selesai, ujungnya rasa sesal dan malu malah timbul karenanya.

Maka sebaiknya janganlah kita teralu banyak bercerita kepada manusia mengenai masalah atau cobaan yang kita hadapi, tetapi usahakan selalu diceritakan pada Allah saja.


Tapi bukankah Allah itu maha tahu ?
Seharusnya tanpa kita bercerita kepada Allah, Allah sudah tahu.
Seharusnya ketika Allah sudah tahu, Allah tinggal mengangkat masalah tersebut tanpa perlu di ceritakan.


Kadang kala ada saja pertanyaan dan pernyataan seperti itu.

Ceritakan Ke Allah Bukan Ke Orang lain

Jadi begini sahabat taqwa.

Ada 99 nama Asmaul Husna, dan salah satunya ialah Al Alim yang artinya Allah maha mengetahui segala sesuatu.

Walaupun Allah tahu masalah yang kita hadapai, dan cobaan yang kita dapatkan adalah kehendaknya tetapi dengan kita bercerita pada Allah, Allah akan lebih suka.

Ketika kita bercerita kepada Allah sama seperti kita membuka jaringan koneksi dengan sang pemilik alam semesta ini, terutama ketika di sepertiga malam.

Allah sangat suka itu. Bisa dibayangkan bagaimana ketika sang pemilik alam semesta ini menyukai kita ? Maka tidak yang tidak mungkin.

Asumsikan seperti anda bekerja di kantor.

Atasan anda tahu dan kenal anda, tetapi bukan berarti atasan anda menyukai anda. Ketika anda mendapat masalah di luar pekerjaan atasan anda akan bersikap biasa saja.

Tetapi coba bayangkan ketika anda dekat dengan atasan anda ?
Anda sedang membutuhkan uang untuk pengobatan orang tua (di luar pekerjaan) maka ia akan mencoba membantu anda secara tidak langsung.

Terlebih jika anda sudah dekat dengan atasan anda, kemudian anda memberitahukan masalah anda padanya. Bukan tidak mungkin atasan anda akan segera membantu anda.

Sekarang bayangkan kembali bagaimana jika kita dekat dengan Allah ? Segala hal baik dalam kehidupan kita akan dimudahkan dan akan di jauhkan dari segala hal buruk.

Di banding cerita kepada sesama manusia terkadang ketika kita bercerita kepada manusia lainnya mereka hanya sebatas mendengarkan, mereka hanya sebatas memberikan saran (yang bisa salah), mereka bisa membantu tapi tentu dengan kemampuan terbatas. Belum lagi jika ternyata orang yang kita percaya itu malah membuka masalah atau aib kita pada orang – orang.

Wajar sahabat taqwa manusia memang serba terbatas, tapi tidak dengan Allah.

Wajar jika kita cerita kepada kawan, kemudian kawan kita tidak sengaja memberitahu masalah kita kepada kawan lainnya. Kenapa wajar ?

Karna kita yang salah, kita tahu semua itu (bahwa manusia serba terbatas) tetapi tetap saja lebih mengandalkan manusia lainnya dibanding Allah (sang pencipta manusia) maka ceritakan ke Allah bukan ke orang lain itu keputusan yang tepat.

Ceritakan Ke Allah Bukan Ke Orang lain

إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ

Artinya :
Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku” [QS. Yusuf: 86]

Ketika kita bercerita kepada Allah, Allah tidak akan memberitahukannya pada manusia lain, dan Allah akan menolong kita, membukakan pintu keluar dari setiap permasalahan atau cobaan yang kita hadapi dengan caranya.

Kadang caranya tidak masuk akal, dan dari arah yang tak di duga – duga. Tetapi itu lah luar biasanya, hal yang memang sulit di jangkau oleh akal manusia. Itulah yang menandakan bergantung pada Allah bukanlah sebuah kesalahan.

Sahabat taqwa, kita memang sudah mengetahui dan memahami bahwa setiap ada masalah ataupun cobaan sebaiknya di ceritakan saja pada Allah bukan pada manusia.

Tetapi jangan hanya ketika ada cobaan saja.

Ketika kita mendapat kenikmatan juga janganlah kita lupa pada Allah. Tetaplah jalin koneksi yang kuat dengan Allah, minta di jaga dari segala hal buruk dan minta di jaga agar selalu memiliki kadar Iman yang tinggi.

Sebaik – baiknya manusia adalah yang selalu bergantung pada Allah dalam setiap perkaranya.

  • Ceritakan Ke Allah Bukan Ke Orang lain

Kumpulan Dzikir, Shalat Sunnah, Sholawat, & Doa – Doa langsung dari layar ponsel kamu. Cepatt, & Ringan (319 Kb).
Caranya :
Android
1. Klik titik 3 di pojok kanan atas layar ponsel
2. Klik Install / Add To Home Screen

iOS
1. Klik tombol share
2. Klik Install / Add To Home Screen


Semoga kita selalu dimudahkan segala urusannya, selalu diberikan rezeki yang melimpah, serta semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah Ta’ala. Aamiin.

Artikel terbaru :

Haruskah Kita Benci Pada Musibah ?

Haruskah Benci Pada Musibah - media taqwa Haruskah Kita Benci Pada Musibah ? Assalamualaikum Sahabat TAQWA semoga Anda sehat dan…

Cara Melakukan 1001 Kebaikan Setiap Hari

1001 Kebaikan Setiap Hari Sahabat TAQWA apakah Anda ingin melakukan hal - hal baik setiap harinya ? Mayoritas dari kita…

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet - mediataqwa Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet Sahabat TAQWA pernahkah anda mendepati seseorang…

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…