Cara Mengatasi Roda Kehidupan Yang Berputar

Cara Mengatasi Roda Kehidupan Yang Berputar – Media Taqwa

Cara Mengatasi Roda Kehidupan Yang Berputar

Dunia tidak selalu berpihak pada kita, Langit tidak selalu biru, Dan bunga pun tidak selalu bermekaran. Begitu pula hidup kita tidak selalu berada pada posisi di atas dan baik. Tetapi ini lah asiknya dunia tempat kita hidup atau tinggal sementara.

Bayangkan jika kita terus berada di atas, berada dalam posisi yang baik. Kita tidak akan merasa kebahagian (karena semuanya serba mudah), dan tidak ada yang di perjuangkan.

Tapi juga jangan ketika kita berada dalam posisi yang buruk, saat ada masalah malah kalangkabut tak tau harus apa padahal kita punya Allah sang pencipta sekaligus pemilik alam semesta ini.

فإن من طبيعة الحياة الدنيا الهموم والغموم التي تصيب الإنسان فيها، فهي دار الأواء والشدة والضنك، ولهذا كان مما تميزت الجنة به عن الدنيا

“Di antara karakter kehidupan dunia adalah penuh dengan kegalauan dan kecemasan, yang itu akan menimpa orang yang hidup di dunia. Dunia adalah tempat kesusahan, penderitaan, dan kesempitan hidup. Inilah yang membedakan surga dengan kehidupan dunia” (‘Ilājul humūm, hal. 2).

Ketika berada dalam situasi yang tidak baik menurut logika kita, maka yang kita perlukan hanya berusaha serta menambah tingkat Taqwa kepada Allah.

Kenapa ?

Karena Taqwa adalah salah satu kunci utama bahagia di dunia dan di Akherat kelak. Baca artikel ini : Kenapa kita harus bertaqwa pada Allah ?
Di dalam artikel tersebut anda akan mendapati manfaat besar jika kita meningkatkan Taqwa pada Allah.

Semua urusan jadi lebih ringan karna Taqwa pada Allah tapi juga tidak menghilangkan rasa bahagia, tidak menyebabkan hati tidak kosong / hampa (sekalipun di ringan semua urusannya).

Perlu sahabat taqwa ketahui bahwa tidak akan ada 1 manusia pun di muka bumi ini yang akan merugi ketika menambah ketaqwaan pada Allah Ta’ala.

Cara Mengatasi Roda Kehidupan Yang Berputar

Lalu di atas di jelaskan bahwa hidup ini seperti roda yang berputar, kenapa begitu ?
Kenapa kadang diatas, kadang di bawah ?

Semua itu untuk menguji level diri serta keimanan kita.

Bagaimana ketika kita di berikan kemudahan (diatas), apakah kita akan bersyukur atau menjadi kufur ?

Bagaimana ketika kita diberi kesulitan (dibawah) Apakah kita akan tetap tenang karna kita punya Allah dan meningkatkan taqwa atau malah kalangkabut tak tentu arah ?

وَاِذۡ تَاَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَٮِٕنۡ شَكَرۡتُمۡ لَاَزِيۡدَنَّـكُمۡ‌ وَلَٮِٕنۡ كَفَرۡتُمۡ اِنَّ عَذَابِىۡ لَشَدِيۡدٌ‏

Wa iz ta azzana Rabbukum la’in shakartum la aziidannakum wa la’in kafartum inn’azaabii lashadiid

Artinya :
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” [QS. Ibrahim: 7]

Apakah ada cara yang membantu kita agar bisa tenang serta meningkatkan Taqwa ketika menerima musibah atau ketika kehidupan sedang tidak berpihak pada kita ?

Jawabannya ada.

Lihat QS. At-Taghabun : 11 & QS. Al-An’am : 59 dibawah ini.

مَاۤ اَصَابَ مِنۡ مُّصِيۡبَةٍ اِلَّا بِاِذۡنِ اللّٰهِ‌ؕ وَمَنۡ يُّؤۡمِنۡۢ بِاللّٰهِ يَهۡدِ قَلۡبَهٗ‌ؕ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَىۡءٍ عَلِيۡمٌ

Maaa asaaba mim musii batin illaa bi-iznil laah; wa many yu’mim billaahi yahdi qalbah; wallaahu bikulli shai;in Aliim

Artinya :
Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. [QS. At-Taghabun : 11]

وَعِنۡدَهٗ مَفَاتِحُ الۡغَيۡبِ لَا يَعۡلَمُهَاۤ اِلَّا هُوَ‌ؕ وَيَعۡلَمُ مَا فِى الۡبَرِّ وَالۡبَحۡرِ‌ؕ وَمَا تَسۡقُطُ مِنۡ وَّرَقَةٍ اِلَّا يَعۡلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِىۡ ظُلُمٰتِ الۡاَرۡضِ وَلَا رَطۡبٍ وَّلَا يَابِسٍ اِلَّا فِىۡ كِتٰبٍ مُّبِيۡنٍ

Wa ‘indahuu mafaatihul ghaibi laa ya’lamuhaaa illaa Huu; wa ya’lamu maa fil barri walbahr; wa maa tasqutu minw waraqatin illaa ya’lamuhaa wa laa habbatin fii zulumaatil ardi wa laa ratbinw wa laa yaabisin illaa fii Kitaabim Mubiin

Artinya :
Dan kunci-kunci semua yang gaib ada pada-Nya; tidak ada yang mengetahui selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahui-Nya. Tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tidak tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). [QS. Al-An’am : 59]

Setelah dipahami betul – betul bahwa memang semuanya adalah kehendak Allah, semua pemberian dari Allah dan akan kembali pada Allah. Maka ketika kita bertaqwa pada Allah, kita berserah diri pada Allah tidak akan kita merasakan kecewa sebab daun yang gugur pun ia ketahui, apalagi kehidupan kita sebagai manusia (makhluk ciptaannya yang sempurna) tentu Allah sudah tahu.

Kembalikanlah semua pada Allah, maka tak akan ada hal yang memberatkan kita sebagai manusia di dunia maupun di akhirat. Wallahu a’lam bish-shawab

– Cara Mengatasi Roda Kehidupan Yang Berputar


Akses MediaTaqwa langsung dari Homescreen ponsel kamu. Sangat Cepatt, & Ringan (319 Kb).
1. Kumpulan Dzikir
2. Kumpulan Shalat Sunnah
3. Kumpulan Shalawat
4. Kumpulan Doa – Doa
5. Quran Digital (Baca, dengar Murottal, & belajar Quran)
Lihat Caranya DISIN


– Cara Mengatasi Roda Kehidupan Yang Berputar

Artikel terbaru :

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…

Surga Dan Neraka Bisa Jadi Karena Lisanmu

Surga Dan Neraka Bisa Jadi Karena Lisanmu. karena lisan kita bisa masuk surga tetapi bisa juga bisa masuk neraka. Bagaimana…

Ini Perbedaan Antara Fakir Dan Miskin Untuk Menerima Zakat

Ini Kriteria Orang Fakir Dan Miskin Untuk Menerima Zakat. Kita telah mengetahui kriteria penerima zakat selanjutnya bagaimana kita mengetahui orang…

Puasa Dan Berbuka Dengan Bangkai

Puasa Dan Berbuka Dengan Bangkai. Sebelum kita bahas apa maksudnya mari kita lihat keadaan masa kini dimana acara buka puasa…