4 Point Cara Kaya dan Berkah Dalam Islam

Cara Kaya dan Berkah Dalam Islam

Cara Kaya dan Berkah Dalam Islam

kami rasa banyak sekali diantara sahabat taqwa disini yang mengetik-an kata kunci seperti itu di kolom pencarian google. Tentu tidak ada yang salah dan sangat wajar. Mengapa hal ini menjadi wajar?
Yaa, karna siapa yang tidak ingin menjadi kaya? Tentu hampir semua orang di muka bumi ini ingin kaya terlebih lagi kekayaan itu sesuai dengan syariat Islam yang berkah.

Ketika kita berbicara kekayaan yang berkah jelas akan berbeda secara konsep dan juga arti dengan kekayaan yang berorientasi pada jumlah (kuantitas banyaknya kekayaan) yang kita miliki.

Kekayaan yang berkah dapat membuat hati si pemiliknya tenang, hari – hari yang di jalani akan terasa nyaman, serta kekayaan tersebut akan berguna bagi banyak orang alias selalu digunakan untuk kepentingan di jalan Allah Ta’ala seperti Shadaqah fakir miskin dan lain sebagainya.

Berbeda jika kekayaan kita itu sekedar banyak (banyak jumlahnya) tetapi tidak berkah. Terasa sangat berat jika di keluarkan untuk kepentingan di jalan Allah Ta’ala, sedikit manfaat untuk orang lain, bikin hati gusar (tidak tenang), kenyamanan menjalani hari – hari tidak ada, terkadang sampai membuat kita insomnia (sulit tidur).

Naudzubillah Min Dzalik jangan sampai kita semua sahabat taqwa merasakan tidak ada ke berkahan dari harta yang kita miliki. Maka dari itu di artikel kali ini kami mencoba membuat 4 point cara kaya dan berkah dalam Islam

1. Bekerja di pagi hari – Cara Kaya dan Berkah Dalam Islam

Dikisahkan Rasulullah ﷺ pernah berdoa kepada Allah, agar semua aktivitas yang dilakukan umatnya di pagi hari lebih diberkahi. Dari Shakhr bin Wada’ah al-Ghamidi radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ berdoa

اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا

“Ya Allah, berikan keberkahan untuk umatku di waktu paginya,” (HR. Abu Daud 2608, Turmudzi 1256, dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).

Selain itu para sahabat juga menceritakan Rasulullah ﷺ ketika mengirim pasukan selalu dilakukan di pagi hari. Sahabat Shakhr bin Wada’ah al-Ghamidi radhiyallahu ‘anhu setelah mendapatkan riwayat ini kemudia ia selalu melakukan bisnis nya di pagi hari. Aktivitas bisnis beliau di lakukan pagi termasuk mengirim barang pun di pagi hari. Alhamdulillah hartanya menjadi semakin banyak dan bertambah.

2. Transaksi yang Jujur dan Transparan – Cara Kaya dan Berkah Dalam Islam

Jangan sekali – kali kita melakukan transaksi yang ada ketidak jujurannya dari dalam diri kita. Seperti memainkan timbangan, menjual barang atau produk tidak sesuai perjanjian (akad), menipu, dan lain sebagainya.

Transaksi yang jujur dan transparan telah di janjikan oleh Rasulullah ﷺ akan selalu di berkahi hasilnya. Dari Hakim bin Hizam radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda,

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَفْتَرِقَا فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتِ الْبَرَكَةُ مِنْ بَيْعِهِمَا

“Penjual dan pembeli memiliki hak khiyar selagi mereka berada di dalam satu majelis dan belum berpisah. Jika keduanya jujur dan transparan maka transksi jual belinya akan diberkahi. Namun jika keduanya dusta dan tidak transparan, keberkahan transaksinya akan dicabut.” (HR. Bukhari 2079 & Muslim 3937)

3. Pernikahan – Cara Kaya dan Berkah Dalam Islam

Kenapa pernikahan dapat membuat kita menjadi kaya ?
Kenapa pernikahan dapat membuat harta kita menjadi berkah?
Bukankah pernikahan justru akan membuat harta kita berkurang karena harus membiayai serta menanggung hidup pasangan serta anak – anak ?
Bagaimana jika anak istri sakit ? itu akan banyak memakan biaya.
Biaya susu mahal, vitamin mahal, terlebih kini biaya masuk TK saja ada yang menyentuh nominal 20 jutaan belum SD, SMP, SMA, Perguruan tinggi.

Begini wahai sahabat taqwa semua. Allah Ta’ala telah menjanjinkan bahwa pernikahan akan menambah serta membawa keberkahan bagi harta yang kita miliki. Ketika Allah Ta’ala sudah berjanji kesampingkan saja sudah segala akal pikiran kita yang serba terbatas itu. Akal pikiran manusia selalu memiliki batasan, banyak hal yang terasa sulit padahal untuk Allah Ta’ala sangat – sangat mudah. Ingat matematika Allah Ta’ala bukanlah matematika manusia pada umumnya yang 10 – 1 = 9. Matematika Allah Ta’ala 10-1 bisa = 11 (ketika kita memiliki harta 10 kemudian di sedekahkan 1 sejatinya harta kita tidak sedang berkurang tapi bertambah). Jadi berhenti lah berhitung menggunakan akal pikiran kita yang terbatas ini ketika Allah ta’ala sudah berjanji.

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ

“Kawinkanlah orang-orang yang masih lajang diantara kalian, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari budak-budak lelaki dan budak-budak perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya,” (QS. an-Nur: 32).

Selain itu juga dalam hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,

ثَلاَثَةٌ كُلُّهُمْ حَقٌّ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ عَوْنُهُ الْمُجَاهِدُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالنَّاكِحُ الَّذِى يُرِيدُ الْعَفَافَ وَالْمُكَاتَبُ الَّذِى يُرِيدُ الأَدَاءَ

“Ada 3 orang yang dijamin oleh Allah untuk membantunya: Mujahid fi sabilillah, orang yang menikah karena menjaga kehormatan dirinya, dan budak yang hendak menebus dirinya untuk merdeka,” (HR. Nasa’I no. 3133, Turmudzi no. 1756 dan dihasankan al-Albani).

Ini pula dinyatakan dalam keterangan Ibnu Mas’ud,

التمسوا الغنى في النكاح

“Carilah kekayaan dalam pernikahan,” (Tafsir Ibnu Katsir, 6/51).

Jadi jangan lah kita lagi ragu serta mempertanyakan hal – hal seperti tadi terutama ketika Allah Ta’ala telah berjanji.

4. Memperkirakan apa yang kita butuhkan – Cara Kaya dan Berkah Dalam Islam

Mungkin banyak dari sahabat taqwa disini yang kebingungan dengan maksud dari memperkirakan apa yang kita butuhkan dengan cara kaya dan berkah dalam islam.

Ingat dari penjelasan sebelumnya diatas. Bahwa kekayaan yang kita maksud bukan sekedar banyak jumlahnya saja, melainkan juga kita mencari keberkahannya.

Maka agar kita dapat memperoleh keberkahan hendaknya kita selalu memperkirakan ataupun menakar apa yang kita butuhkan. Sebagai contoh ketika kita akan memasak makanan di rumah. Hendaknya kita selalu menakar seberapa banyak yang kita butuhkan (seberapa banyak yang sanggup kita makan).

Maksudnya agar tidak mubazir karena tidak termakan, agar tidak ada makanan yang terbuang sia – sia. Ini hanyalah contoh dari sisi makanan dan masih banyak contoh lain yang bisa sahabat taqwa temukan.

Memperkirakan ataupun menakar yang kita butuhkan merupakan bagian dari amalan baik yang mengantarkan kita pada keberkahan. Dari al-Miqdam bin Ma’dikarib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,

كِيلُوا طَعَامَكُمْ يُبَارَكْ لَكُمْ

“Takarlah makanan kalian, niscaya kalian akan diberkahi,” (HR. Ahmad 17177, Bukhari 2128, dan yang lainnya).

Baca juga kabar tentang Palestina disini

Begitulah kira – kira cara kaya dan berkah dalam Islam yang dapat di sampaikan kepada sahabat – sahabat taqwa semua mengenai 4 point cara kaya dan berkah dalam islam. Semoga kita semua selalu di mudahkan segala urusannya, selalu di berikan rezeki yang melimpah, serta semoga kita semua juga senantiasa dalam lindungan Allah Ta’ala. Aamiin

Artikel terbaru :

Haruskah Kita Benci Pada Musibah ?

Haruskah Benci Pada Musibah - media taqwa Haruskah Kita Benci Pada Musibah ? Assalamualaikum Sahabat TAQWA semoga Anda sehat dan…

Cara Melakukan 1001 Kebaikan Setiap Hari

1001 Kebaikan Setiap Hari Sahabat TAQWA apakah Anda ingin melakukan hal - hal baik setiap harinya ? Mayoritas dari kita…

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet - mediataqwa Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet Sahabat TAQWA pernahkah anda mendepati seseorang…

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…