9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

Pernikahan bisa dikatakan sebagai suatu hubungan yang menuntut kita untuk terus belajar. Belajar memahami pasangan kita, belajar meredam amarah maupun ego dan belajar yang lainnya.

Jelas bahwa pernikahan bukanlah sebuah akhir dari permasalahan. Justru kita harus menyadari bahwa permasalahan yang sebelumnya tidak pernah kita alami akan (mungkin) kita alami setelah menikah.

Banyak di luar sana yang hanya membahas “enaknya” menikah. Seolah melupakan bahwa pernikahan bukan berarti tidak akan ada masalah baru.

Artikel ini juga di buat bukan untuk membuat kamu menjadi tidak tertarik untuk menikah. Tetapi artikel ini di buat untuk kita dapat belajar menjaga keutuhan rumah tangga sekarang (sebelum menikah), ataupun nanti (setelah menikah).

Ingat, jangan lupakan fakta bahwa pernikahan impian (pernikahan yang di idamkan / istimewa) dengan segala kemewahannya pun bisa gagal seperti pernikahan pada umumnya.

Para ahli pernikahan sering kali kita lihat menyepakati bahwa kunci pernikahan yang penuh kasih dan bertahan sampai akhir hayat adalah karena kerja keras, komitmen, hasil evaluasi dan tentu ada komunikasi yang baik di dalamnya.

Kedengarannya memang mudah tetapi percayalah itu hanya mudah diucapkan dari pada dilakukan.

Berikut kami rangkum 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan versi media taqwa :

Baca juga Bosan Dengan Pasangan Hidup. Hanya Sebuah Alasan!

1. Sifat Bawaan — 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

Sifat bawaan (asli) si dia yang baru terungkap ketika sudah menikah. Dulu sewaktu belum menikah si dia selalu terlihat bersih rapih. Tetapi setelah menikah ternyata kita harus menerima kenyataan bahwa si dia adalah orang yang jorok dan berantakan.

Ketika sifat bawaan itu muncul banyak dari kita yang berpikir bagaimana mengubahnya. Mengubah pasangan ke versi yang kita sukai.

Tak jarang ketika proses merubah itu malah muncul berbagai macam penolakan. Yang awalnya terasa menyenangkan dianggap sebagai candaan seiring jalannya waktu menjadi penyebab pertangkaran dan penghinaan.

Perlu kita ketahui bersama sesuatu yang sudah mengakar tidak dapat berubah begitu saja. Satu – satunya hal yang dapat kita harapkan berubah adalah diri kita sendiri. Perubahan respon kita sendiri terhadap hal buruk yang si dia (pasangan) lakukan.

Usahakan untuk menerimanya tapi tentu jangan pernah bosan mengingatkan si dia untuk menjadi lebih baik dengan cara pelan – pelan tanpa perlu menyinggung perasaannya.

2. Komunikasi Efektif Bukan Sekedar Berbicara — 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

Banyak dari kita berpikir bahwa komunikasi itu adalah berbicara dan berbicara adalah komunikasi. Padahal itu belum tentu sahabat taqwa.

Mengeluarkan keluhan, Kritik, kemudian tekanan emosional bukanlah alat komunikasi efektif terutama ketika kita teralu sering menggunakannya.

Kita memang perlu sekali – kali mengeluh, mengkritik sikapnya, kemudian juga memberikan tekanan emosional tetapi (jangan hampir setiap waktu).

Hal seperti itu dapat kita lakukan dalam jangka yang cukup lama. Barangkali 6 bulan sekali atau berapapun yang sekiranya tepat di moment – moment tertentu untuk menunjukan bahwa kita memiliki ke tegasan.

Ingat, memberikan tekanan emosi bukanlah komunikasi efektif yang baik. Justru cenderung dapat membahayakan pernikahan kita. Cek lagi kapan terakhir kamu marah dengannya dan pastikan tidak berlarut – larut.

Baca Juga 5 Cara Agar Tidak Bosan Pada Pasangan

3. Manajemen Waktu — 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

Apa gunanya 1 rumah tetapi tidak memiliki waktu bersama ?
Tetapi apa gunanya juga jika 1 rumah memiliki waktu belasan jam bersama ujungnya sering bertengkar ?

Disini lah kita harus pintar – pintar mengatur waktu. Tidak perlu sampai belasan jam bersama dalam setiap hari karena tentunya kita harus bekerja.

Tetapi paling tidak kita memiliki 2 – 3 jam waktu bersama yang berkualitas. Seperti pembicaraan dari hati ke hati, evaluasi keadaan (bukan sekedar evaluasi hubungan). Tetapi evaluasi seluruh keadaan rumah tangga dengan tetap berkepala dingin, menonton serial drama favorit bersama, dan waktu kualitas bersama lainnya.

4. Keintiman — 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

Keintiman disini bukan hanya sekedar sentuhan fisik dan sejenisnya namun ini lebih dari itu.

Keintiman yang dimaksud dapat membuat kita tetap terhubung di setiap level. Secara spiritual, mental, fisik, emosional, pemikiran, dan hati.

Kebanyakan pasangan dalam menjalani kehidupan rumah tangga sering menghadapi perjuangan berat untuk dapat tetap hidup layak. Banyak tekanan dari kanan kiri terutama tentu saja soal ekonomi.

Disini lah fungsi dari keintiman yang tetap terhubung. Keintiman bukanlah tujuan dari pernikahan, tetapi keintiman adalah sebuah perjalanan yang berlangsung selama pernikahan.

5. Tetap Intim — 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

Pada point 4 di jelaskan bahwa keintiman adalah hal yang penting. Di point 5 ini di perjelas lagi dengan isi “tetap intim” bagaiamana maksudnya?

Ketika suatu pasangan baru memiliki anak terkadang fokus satu dengan yang lainnya pun berubah. Terkadang mereka mulai mengurangi keintiman dari berbagai sisi.

Wajar, dan ini bukanlah hal yang buruk. Bahkan ini adalah hal yang baik dengan datangnya anak harus selalu kita syukuri dan sambut dengan duka cita.

Tetapi kita juga tetap harus menjaga keintiman, se-lelah apapun, jangan pernah abaikan si dia (baik suami/istri) karena di momen seperti ini lah jika kita mampu menjaga keintiman seperti di point 4 rasa bahagia akan benar – benar terasa.

Terlebih penggunaan teknologi saat ini cukup mengkhawatirkan seperti mengirim pesan teks saat makan malam, tetap online saat hendak tidur.

Sahabat taqwa tentu kini pasti paham bagaimana cara membatasi penggunaan teknologi jangan sampai mengganggu keintiman.

6. Uang — 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

Uang tidak jarang menjadi penyebab perceraian yang sesungguhnya. Terkadang penyebab perceraian yang tidak diungkap adalah karena kondisi keuangan rumah tangga yang buruk.

Tetapi ada juga perceraian terjadi di dalam rumah tangga yang memiliki 2 penghasilan (suami & Istri). Ironis memang saat kebanyakan rumah tangga bercerai karena kodisi keuangan yang buruk, ini malah sebaliknya.

Biasanya hal ini terjadi karena sering kali ada perasaan kesal terhadap pasangan yang berpenghasilan lebih serta mengarah pada persaingan tidak sehat.

7. Sulit memaafkan — 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

Dalam kehidupan berumah tangga seharusnya kita dapat saling memaafkan dengan mudah karena di dasari oleh cinta yang timbal balik.

Tetapi tak jarang juga kita melihat dalam hubungan rumah tangga ada rasa sulit memaafkan bahkan untuk pelanggaran kecil seperti tidak mencuci piring sampai ke hal – hal besar seperti soal hutang.

Ini dapat berdampak buruk pada hubungan itu sendiri.

Maka dari itu mulai saat ini kita harus dapat saling memaafkan dengan mudah kemudian berbicara dari hati ke hati untuk meningkatkan keintiman seperti pada point 4 tadi.

8. Kurang Apresiasi — 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

Sahabat taqwa, Ketika kita kurang di apresiasi oleh pasangan kita terkadang hati kita menjadi sedikit sedih campur kecewa. Terlebih bila pasangan cenderung menganggap remeh kita.

Jadi kesimpulannya bila kita ingin di apresiasi maka kita harus dapat mengapresiasi pula setiap yang di lakukan pasangan kita. (hubungan timbal balik / give & give)

Ketika perasaan di apresiasi tinggi, perasaan 100% diakui tinggi maka akan sedikit ruang bagi “si konflik” untuk muncul dalam hubungan rumah tangga kita.

9. Persaingan Tidak Jelas — 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan

Pada masa kini tidak jarang timbul perasaan ingin menang, ingin berada di puncak hubungan termasuk dalam pernikahan.

Bahkan persaingan di sektor spiritual untuk berada paling tinggi pun ada. Ketika Suami/Istri mencoba untuk mengalahkan pasangannya, ini adalah hal baik dalam suatu moment (untuk menjadi lebih baik) asal tau kapan mengakhiri persaingannya.

Tetapi tidak jarang juga pasangan di luar sana malah tidak tahu kapan mengakhirinya, malah terus menunjukan seolah – olah dirinya adalah pemenang sebagai “si selalu benar”.

Padahal ketika kita memiliki rasa menang yang sebenar – benarnya menang itu adalah saat kita menjadi lebih penting memiliki rasa persatuan yang penuh kasih dalam sebuah pernikahan. Bukan kemenangan untuk menunjukan diri siapa yang terbaik dan siapa yang selalu benar.

Sahabat taqwa itulah 9 Masalah Yang Dapat Guncang Pernikahan kita. Semoga kita selalu dimudahkan segala urusannya, selalu diberikan rezeki yang melimpah, serta semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah Ta’ala. Aamiin.

Artikel terbaru :

Haruskah Kita Benci Pada Musibah ?

Haruskah Benci Pada Musibah - media taqwa Haruskah Kita Benci Pada Musibah ? Assalamualaikum Sahabat TAQWA semoga Anda sehat dan…

Cara Melakukan 1001 Kebaikan Setiap Hari

1001 Kebaikan Setiap Hari Sahabat TAQWA apakah Anda ingin melakukan hal - hal baik setiap harinya ? Mayoritas dari kita…

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet - mediataqwa Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet Sahabat TAQWA pernahkah anda mendepati seseorang…

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ?

Apakah Suara Termasuk Aurat Wanita ? Aurat adalah bagian dari tubuh manusia (pria ataupun wanita) yang wajib ditutupi dari pandangan…