Kajian Pilihan Taqwa

4 Sunnah Ketika Makan Sahur Yang Jangan Di Lewatkan

Makan Sahur – Media taqwa

4 Sunnah Ketika Makan Sahur Yang Jangan Di Lewatkan

Media Taqwa – Sesungguhnya waktu yang berjalan dibulan Ramadhan itu tidak terasa, maka jangan kita sia – siakan setiap waktunya termasuk ketika kita berada di waktu sahur. Berikut sunnah – sunnah yang ada di waktu Makan Sahur agar Anda bisa semakin memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan.

  1. Jangan Sengaja Tinggalkan sahur

Fakta bahwa banyak kaum muslimin yang sengaja meninggalkan sahur ini tidak dapat di pungkiri alias benar dan banyak adanya.

Kenapa ?

Karena terkadang seseorang akan merasa bangga ketika mampu menyelesaikan ibadah puasa tanpa sahur. Kemudian juga ada faktor lain seseorang tidak makan sahur seperti rasa malas, kesiangan.

Padahal makan sahur itu hukumnya sunnah muakkadah.

Apa Maksudnya ?

Makan sahur tidaklah wajib, tetapi hukumnya sunnah muakkadah (sangat ditekankan).

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السُّحُورِ بَرَكَةً

“Bersahurlah karena dalam makanan sahur terdapat keberkahan” (HR. Bukhari no. 1922 dan Muslim no. 1095).

Ibnul Munzir rahimahullah mengatakan,

وأجمَعُوا على أنَّ السُّحورَ مندوبٌ إليه

“Ulama ijma’ (sepakat) bahwa sahur hukumnya dianjurkan” (Al-Ijma’, hal. 49).

Makan sahur itu bagian dari makan dan minum yang dilakukan sebelum adzan subuh berkumandang. Sekalipun makan atau minum yang kita lakukan sedikit seperti hanya dengan 1 biji kurma dan segelas air (atau bahkan dengan segelas air saja) itu termasuk makan sahur.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

السُّحورُ كلُّه بركةٌ فلا تَدَعُوه ، و لَو أن يَجرَعَ أحدُكُم جَرعةً مِن ماءٍ ، فإنَّ اللهَ عزَّ وجلَّ وملائكتَه يُصلُّونَ على المتسحِّرينَ

“Makanan sahur semuanya berkah, maka jangan tinggalkan dia. Walaupun kalian hanya meneguk seteguk air. Karena Allah ‘azza wa jalla dan para malaikatnya bershalawat kepada orang-orang yang sahur” (HR. Ahmad no. 11101, dihasankan Al-Albani dalam Shahih At-Targhib no. 1070).

Masihkah Anda ingin melewatkan sunnah sahur ini ?

  1. Aktivitas Makan Sahur Sebaiknya Mendekati Fajar

Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma bertanya kepada Zaid bin Tsabit radhiyallahu ’anhu,

كَمْ كَانَ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالسَّحُورِ قَالَ قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةً

“Berapa biasanya jarak sahur Rasulullah dengan azan (subuh)? Zaid menjawab: sekitar 50 ayat” (HR. Bukhari no. 1921 dan Muslim no. 1097).

Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan,

في قوله: قَدْرُ خَمسينَ آيةً؛ أي: متوسِّطةٌ، لا طويلةٌ ولا قصيرةٌ ولا سريعةٌ ولا بطيئةٌ

“Perkataan Zaid [sekitar 50 ayat] maksudnya dengan kecepatan bacaan yang pertengahan. Tidak terlalu panjang, tidak terlalu pendek, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat” (Fathul Bari, 1: 367).

Fakta kembali yang terjadi di kaum muslimin adalah masih banyaknya orang – orang yang melakukan aktifitas sahur pukul 2 atau pukul 3.

Hal tersebut tidaklah salah hal itu dapat terjadi seperti jika kita sedang dalam perjalanan mudik sulit menemukan resto, tetapi yang perlu di ketahui sebaiknya sahurlah ketika mendekati fajar sekalipun dalam perjalanan karena itu sunnah.

  1. Makan Kurma Kering

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

نِعْمَ سَحورُ المؤمِنِ التَّمرُ

“Sebaik-baik makanan sahur adalah tamr (kurma kering)” (HR. Abu Daud no. 2345, disahihkan Al-Albani dalam Shahih Abu Daud).

Disebutkan juga Mausu’ah Haditsiyyah Durar Saniyyah dalam syarah hadis ini, “Makanan terbaik bagi seorang mukmin ketika sahur adalah kurma, sebagai persiapan dirinya untuk berpuasa. Karena waktu sahur dan kurma, dua-duanya memiliki keberkahan yang membantu seorang yang berpuasa di siang hari”.

  1. Memperbanyak Istighfar

Waktu ketika makan sahur adalah waktu yang bisa dikatakan sangat baik untuk berdoa maupun untuk memohon ampun kepada Allah.

Allah Ta’ala berfirman tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa, salah satunya,

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُون

“Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

يَنْزِلُ رَبُّنا تَبارَكَ وتَعالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إلى السَّماءِ الدُّنْيا، حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فيَقولُ: مَن يَدْعُونِي فأسْتَجِيبَ له، مَن يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَن يَسْتَغْفِرُنِي فأغْفِرَ له

“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman, ‘Orang yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Orang yang meminta sesuatu kepada-Ku, akan Kuberikan. Orang yang meminta ampunan dari-Ku, akan Kuampuni‘” (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758).

Download Android Apps Media Taqwa untuk Akses Jauh lebih Cepatt !!
Tags: sahursunnah

Artikel terbaru :

Ia Lupa Allah Maha Kaya

Ia Lupa Allah Maha Kaya - media taqwa Ia Lupa Allah Maha Kaya Sahabat TAQWA dalam menjalani kehidupan kita tentu…

Haruskah Kita Benci Pada Musibah ?

Haruskah Benci Pada Musibah - media taqwa Haruskah Kita Benci Pada Musibah ? Assalamualaikum Sahabat TAQWA semoga Anda sehat dan…

Cara Melakukan 1001 Kebaikan Setiap Hari

1001 Kebaikan Setiap Hari Sahabat TAQWA apakah Anda ingin melakukan hal - hal baik setiap harinya ? Mayoritas dari kita…

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet

Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet - mediataqwa Jangan Teralu Lama Di Dalam Toilet Sahabat TAQWA pernahkah anda mendepati seseorang…

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain

Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain Ingin Mengambil Kebahagian Orang Lain, sebelum kita membahas ini lebih lanjut sebaiknya kita pahami bahwa…

Kita Semua Pasti Mati

Katakanlah, "Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui…